Filosofi “Siap Belum Tentu Siap”: Bawaslu Kotamobagu Refleksikan Kesiapan Mental dan Kinerja Jajaran
|
KOTAMOBAGU – Ada hal menarik yang menjadi sorotan dalam Rapat Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu se-Indonesia yang diikuti oleh jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Kotamobagu secara daring pada Senin (27/7/2026). Di luar pembahasan teknis administrasi dan keuangan, penekanan mendalam justru tertuju pada kesiapan mental dan kapasitas diri setiap individu pengawas pemilu.
Materi berharga tersebut disampaikan oleh akademisi sekaligus praktisi psikologi dari Universitas Indonesia, Dr. Mira Sekar Arumi, S.Psi., Psikolog, yang mengusung pesan reflektif mendalam: “Siap Belum Tentu Siap”.
Ungkapan ini menjadi bahan perenungan bersama bagi seluruh jajaran Bawaslu dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Bawaslu Kota Kotamobagu. Dalam paparannya, Dr. Mira menyoroti pentingnya mengevaluasi kembali kesiapan kerja secara substansial, bukan sekadar kelengkapan formalitas di atas kertas atau kepatuhan administratif semata.
Secara filosofis, ungkapan tersebut menekankan beberapa poin kunci:
Kesiapan Mental dan Kognitif: Merasa siap secara struktural belum tentu mencerminkan kesiapan mental dalam menghadapi beban kerja, dinamika pengawasan, maupun tekanan di lapangan.
Refleksi Produktivitas dan Kedisiplinan: Kesiapan sejati diuji dari konsistensi kinerja harian, kepatuhan presensi pagi dan sore, serta transparansi pelaporan kinerja, baik saat bertugas di kantor maupun saat menerapkan pola Work From Home (WFH).
Kesadaran Kualifikasi dan Tanggung Jawab: Ketepatan dalam menyusun dokumen pertanggungjawaban dan kelola anggaran berawal dari kesadaran serta pemahaman yang utuh atas tanggung jawab pekerjaan, bukan sekadar rutinitas gugur kewajiban.
Menanggapi materi reflektif tersebut, jajaran Bawaslu Kota Kotamobagu menjadikan momentum ini sebagai sarana evaluasi diri (self-assessment). Kesiapan kelembagaan dalam mengawal demokrasi harus dibarengi dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang matang, jujur pada kapasitas diri, serta responsif terhadap penyempurnaan tata kelola organisasi.
Humas