Bawaslu Kotamobagu Ikuti Rakor dan Sosialisasi Pelaksanaan Orientasi PPPK Se-Sulut
|
KOTAMOBAGU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kotamobagu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan penting ini diikuti secara daring pada Jumat (03/07/2026) siang.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ardilles M.R. Mewoh. Turut hadir mendampingi jalannya rakor, Anggota Bawaslu Sulut Donny Rumagit, Kepala Sekretariat Aldrin A. Christian, serta Kepala Bagian Administrasi Greitu Tuturoong.
Dalam arahannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut, Aldrin A. Christian, memberikan penekanan khusus mengenai aspek teknis pelaksanaan orientasi. Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kedisiplinan yang tinggi bagi seluruh peserta selama proses orientasi berlangsung.
"Disiplin dan pemahaman teknis yang matang menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian orientasi ini berjalan dengan lancar dan mencapai target yang diharapkan," tegasnya.
Berdasarkan hasil koordinasi, pelaksanaan Orientasi PPPK Bawaslu se-Provinsi Sulawesi Utara dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 6 Juli 2026 mendatang, dan akan berlangsung selama satu pekan penuh.
Selain pengarahan umum, tim panitia dari Bawaslu Provinsi Sulut juga memberikan pembekalan teknis mengenai tata cara pendaftaran akun pada website Learning Management System (LMS), serta panduan dan mekanisme dalam mengikuti seluruh rangkaian orientasi melalui platform LMS tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kotamobagu, Wahyudi Rauf, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh dan mengawal jalannya orientasi bagi jajaran PPPK Bawaslu Kotamobagu. Ia menekankan agar momentum ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme kerja.
"Kami menginstruksikan kepada seluruh peserta dari Bawaslu Kotamobagu agar mempersiapkan diri dengan matang, menjaga kedisiplinan sesuai arahan pimpinan provinsi, serta serius dalam menyerap setiap materi di LMS demi menunjang kinerja pengawasan ke depan," ujar Wahyudi.
Humas