Arie Setiawan Mokodompit Dorong Peran Aktif Masyarakat Lewat Pendidikan Pengawas Partisipatif
|
KOTAMOBAGU – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat mengawal pesta demokrasi, Arie Setiawan Mokodompit hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan kesiapan mental dan teknis menjelang gelaran Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dalam penyampaiannya, Arie menekankan pentingnya andil masyarakat dalam menjaga integritas proses demokrasi. Ia berharap momentum pendidikan ini tidak sekadar menjadi ajang transfer ilmu, melainkan pemantik aksi nyata di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, teman-teman semua dapat berpartisipasi secara aktif pada saat Pemilu dan Pilkada nanti,” ujar Arie di hadapan para peserta.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, Arie membedah tiga materi krusial secara mendalam:
1. Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Materi pertama ini berfokus pada cara membangun kesadaran kolektif masyarakat. Peserta dibekali strategi untuk merancang dan menggerakkan aksi pengawasan secara mandiri di lingkungan masing-masing, sehingga pengawasan tidak hanya bertumpu pada lembaga resmi.
2. Teknis Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas
Pada sesi kedua, Arie memaparkan pentingnya kolaborasi. Peserta diajarkan cara memetakan potensial jaringan, merangkul berbagai komunitas lokal, serta memberdayakannya agar mampu menjadi agen pengawas yang solid dan terorganisir.
3. Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital
Menjawab tantangan zaman, materi terakhir mengulas pemanfaatan teknologi. Peserta diperkenalkan pada platform dan alat digital yang dapat digunakan untuk mempercepat pelaporan, memantau tren pelanggaran di media sosial, serta menyebarkan informasi edukatif secara masif.
Melalui pelatihan intensif ini, para peserta diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pengawas pemilu resmi, sekaligus benteng utama dalam mengawal suara rakyat yang jujur dan adil pada Pemilu dan Pilkada mendatang.
Humas