Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kotamobagu Seriusi Bina Pemilih Pemula, Matangkan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka P2P

Persiapan Ruangan Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif di SMAN 1 Kotamobagu

Persiapan Ruangan Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif di SMAN 1 Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kotamobagu terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal kualitas demokrasi sejak dini. Guna melahirkan generasi muda yang kritis dan sadar pengawasan, Tim Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Kotamobagu tengah menyeriusi persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang ditujukan khusus bagi kelompok pemilih pemula.


Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya preventif Bawaslu untuk menekan angka pelanggaran pemilu sekaligus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya dari kalangan generasi muda yang akan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali.

Kegiatan pembelajaran tatap muka P2P kali ini dipusatkan di lingkungan pendidikan. SMA Negeri 1 Kotamobagu dipilih sebagai tempat pelaksanaan, mengingat sekolah ini menjadi salah satu basis terbesar berkumpulnya para pemilih pemula di wilayah Kotamobagu.

Untuk memastikan jalannya proses transfer ilmu dan diskusi berjalan secara efektif, intensif, dan kondusif, pihak penyelenggara membatasi kuota kepesertaan. Tercatat sebanyak 40 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa-siswi pilihan akan dilibatkan secara langsung dalam kelas tatap muka ini.

Melalui persiapan yang matang dari Tim P2P, para peserta nantinya tidak hanya sekadar diberikan pemahaman teoritis mengenai pemilu. Lebih dari itu, mereka akan dibekali dengan kemampuan praktis untuk mengidentifikasi dugaan pelanggaran, seperti praktik politik uang (money politics), penyebaran berita bohong (hoaks), dan politisasi SARA.

"Pemilih pemula bukan sekadar penonton dalam pesta demokrasi. Mereka adalah aktor penting yang memiliki idealisme tinggi untuk ikut mengawasi jalannya pemilu yang bersih, jujur, dan adil," ujar salah satu perwakilan Tim P2P Bawaslu Kotamobagu.

Dengan adanya persiapan yang matang ini, Bawaslu Kotamobagu berharap para siswa SMA N 1 Kotamobagu yang menjadi alumni program P2P ini mampu menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam menularkan virus pengawasan partisipatif, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. (*)

Humas

Tag
Berita